Pemkab Kuningan Dorong Akselerasi Pemberlakuan Ijazah MDTU Bersama FKDT Kuningan



Kuningan - Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat implementasi pemberlakuan ijazah Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDTU) sebagai bagian dari penguatan pendidikan keagamaan dan pembangunan karakter generasi muda. Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan Pemerintah Daerah, Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, serta jajaran DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Kepala Bagian Hukum, unsur Kemenag, Disdikbud, serta pengurus FKDT Kabupaten Kuningan. Pembahasan difokuskan pada percepatan implementasi ijazah MDTU sebagai salah satu persyaratan masuk SMP dan MTs di Kabupaten Kuningan.

Kegiatan tersebut mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Kuningan Nomor 2 Tahun 2008 tentang Pendidikan Diniyah Takmiliyah dan Peraturan Bupati Nomor 17 Tahun 2008 sebagai dasar hukum penyelenggaraan pendidikan diniyah di Kabupaten Kuningan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Uu Kusmana menegaskan perlunya langkah cepat melalui instruksi bupati atau surat edaran agar implementasi kebijakan dapat segera berjalan secara efektif di lapangan.

“Saya ingin ada akselerasi berupa instruksi bupati atau surat edaran terkait persyaratan ijazah MDTU untuk masuk SMP maupun MTs agar segera direalisasikan,” tegasnya.

Menurutnya, penguatan pendidikan diniyah sangat relevan dengan visi Kabupaten Kuningan MELESAT yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia religius, berkarakter, dan unggul.

Ketua DPC FKDT Kabupaten Kuningan, Dr. Sulaeman, M.Pd menyampaikan bahwa dukungan dari Kemenag dan Disdikbud menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi MDTU dalam sistem pendidikan daerah.

“Kolaborasi pemerintah daerah, Kemenag, Disdikbud, dan FKDT menjadi pondasi penting agar pendidikan diniyah memiliki kekuatan implementasi yang nyata. MDTU harus menjadi bagian dari penguatan karakter generasi muda Kuningan,” ujarnya.

Selain membahas regulasi, rapat koordinasi juga menyoroti kesiapan administrasi lembaga MDTU, sinkronisasi data siswa, validasi ijazah, serta peningkatan mutu pembelajaran diniyah agar pelaksanaan kebijakan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Melalui sinergi lintas instansi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap pendidikan diniyah semakin kuat secara kelembagaan dan mampu menjadi bagian penting dalam mencetak generasi yang cerdas, religius, dan berakhlak mulia.
Sulaeman
Previous Post Next Post

Contact Form