SUBANG, Cybernasa.com – Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026 di Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang mulai menghangat. Salah satu figur kuat yang siap maju membawa perubahan nyata adalah Dana Supendi, atau yang akrab disapa Kang Asda.
Berbekal rekam jejak panjang di pemerintahan desa, Kang Asda menegaskan kesiapannya untuk bertarung demi kemajuan warga. Ia memastikan hadir bukan sebagai figur instan atau calon karbitan.
Kang Asda,Kenyang Pengalaman Birokrasi Desa,dan beliau
merupakan putra asli kelahiran Dayeuhkolot yang besar di lingkungan petani.Hal ini membuatnya paham betul denyut nadi masalah warga, mulai dari urusan irigasi, harga gabah, hingga akses jalan tani. Sebelum memantapkan diri maju di Pilkades 2026, ia sudah kenyang makan asam garam organisasi dan birokrasi desa.
Tercatat, Kang Asda pernah mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dayeuhkolot selama dua periode. Ia juga aktif sebagai Wakil Ketua Karang Taruna sejak tahun 1984, serta pernah menjabat sebagai Ketua Pamdes Dayeuhkolot.
"Pilkades bukan ajang coba-coba. Salah pilih, enam tahun desa jalan di tempat. Tahun 2026 ini, Dayeuhkolot butuh nakhoda yang hafal alur sungai, bukan yang baru belajar dayung," tegas Kang Asda saat ditemui awak media di kediamannya, Kp. Cigorowong RT 10/RW 03.
Motto dan Visi: Ngabdi ku Ati, Ngawangun ku Bukti
Mengusung motto bahasa Sunda "Ngabdi ku Ati, Ngawangun ku Bukti" (Mengabdi dengan Hati, Membangun dengan Bukti), Kang Asda membawa visi besar. Ia ingin mewujudkan Desa Dayeuhkolot yang Mandiri, Maju, dan Bermartabat berbasis potensi lokal dan gotong royong, serta bersih dari praktik KKN.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Kang Asda menyiapkan 6 program misi strategis:
Infrastruktur Tuntas: Menuntaskan perbaikan jalan desa, jalan usaha tani, irigasi, dan penerangan jalan hingga ke pelosok.
Ekonomi Kerakyatan: Menghidupkan kembali BUMDes, pelatihan UMKM, serta memastikan bantuan bibit dan pupuk tepat sasaran.
Pelayanan Prima: Menerapkan digitalisasi surat-menyurat desa agar pelayanan aparatur lebih ramah, disiplin, dan cepat.
Pemuda & Olahraga: Membenahi lapangan desa dan melakukan pembinaan berkala bagi klub sepak bola serta bola voli.
Sosial Keagamaan: Memberikan insentif bagi guru ngaji dan marbot, mengadakan pengajian rutin bulanan, serta santunan bagi dhuafa dan anak yatim.
Transparan & Antikorupsi: Membuka akses laporan APBDes secara transparan kepada seluruh masyarakat.
Pemimpin yang "Someah" dan Siap Mengabdi
Di mata warga setempat, figur suami dan ayah satu putri ini dikenal sangat someah (ramah), mudah ditemui, dan cepat tanggap saat ada warga yang tertimpa musibah. Bagi Kang Asda, jabatan kepala desa adalah mandat untuk melayani, bukan untuk berkuasa.
"Saya maju bukan karena anggaran desa yang besar, tapi karena saya yakin desa ini bisa jauh lebih baik jika dikelola bersama-sama secara terbuka, jujur, dan berkeadilan. Kita tidak mau Pilkades menjadi ajang jual-beli suara. Saya siap maju,demi kemajuan desa," pungkasnya optimis.
(Oki Haidar Syah) - Editor Asep Nasa
Tags
umum
