Subang Cybernasa- Pada Senin 12 Januari 2026,nampak puluhan siswa dan siswi berseragam keatas menggunakan pakaian putih dan kebawah celana merah berderet rapi di jalan gang di depan bangunan sekolah,pada kesempatan tersebut di depan barisan ada seorang anak
bertindak sebagai Pemimpin berdiri menghadap bendera yang di kibarkan diatas tiang sederhana,memimpin barisannya untuk menghormat bendera Merah Putih yang dikibarkan.
Mereka adalah siswa siswi MI AL Zahroh yang beralamat Kp.Campaka RT 14 RW 03 Desa Buniara Kecamatan Tanjungsiang Kabupaten Subang yang sedang melaksanakan upacara bendera kegiatan rutinitas mingguan yang dilaksanakan setiap hari Senin di jalan gang tersebut pasalnya keberadaan MI AL Zahroh tidak memiliki halaman sekolah/lapangan sekolah untuk pelaksanaan upacara bendera.
Ati Pitriati,S.Pd.I selaku Kepala Madrasah ( Kamad ) saat di temui Cybernasa.com mengakui bahwa pihaknya terpaksa memanfaatkan jalan umum untuk upacara bendera karena sekolah tidak memiliki lapangan atau pun halaman sekolah untuk pelaksanaan kegiatan sekolah termasuk kegiatan upacara bendera,ucapnya.
Kamad menerangkan bahwa MI AL Zahro berdiri sejak tahun 1981selain tidak memiliki halaman sekolah juga kondisi pisik bangunan sudah pada lapuk dan atap pada bocor,menurutnya MI AL Zahroh pada tahun 2007 pernah mendapat bantuan DAK sejak itu sampai sekarang belum ada lagi bantuan untuk pembangunannya.
Kamad MI AL Zahroh saat di tanya jumlah siswa dan tenaga pengajar di Madrasah yang di bawahinya,menerangkan jumlah siswa ada118 orang,dan jumlah guru ada 12:orang,terangnya.
"Sekolah kami memiliki 5 rombel dan kekurangan 1 rombel,untuk kekurangannya 1 rombel,Kami menyewa rumah warga"
Masih tutur Kamad Ati Pitriati," Yang menjadi kendala Kami pada saat ini belum memiliki lapangan sekolah/ lapangan madrasah sehingga melaksanakan upacara bendera dilaksanakan di jalan gang,selanjutnya untuk mengatasi permasalahan ini Kami mohon kepada dinas terkait menurunkan bantuan sarana lapangan sekolah untuk pelaksanaan upacara bendera dan kegiatan sekolah lainnya." Harap Kamad Ati Supriarkti.
Lebih lanjut Ati Supriarkti,S.Pd.I menyampaikan rencana selanjutnya untuk permasalahan Madrasalnya belum memiliki lapangan sekolah dirinya memiliki solusi menjadikan bangunan MI AL Zahroh menjadi 2 lantai,karena tidak memiliki lahan ke kosong baik ke depan,ke belakang maupun pinggir kiri dan pinggir kanan merupakan lahan warga,ujarnya.
" Solusi satu - satunya menjadikan bangunan sekolah Kami dua lantai,dan bangunan yang sebelah timur yang terpisah dijadikan lapangan sekolah agar bisa di gunakan untuk kegiatan upacara bendera dan kegiatan sekolah lainnya."Jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut tidak ketinggalan Ati Supriati,S.Pd.I selaku Kamad MI AL Zahroh berulang- ulang bermohon kepada instansi terkait,baik dinas pendidikan,Kemenag maupun Ke Kang Dedi Mulyadi ( KDM ) Gubernur Jawa Barat untuk meninjau MI AL Zahro yang di bawahinya,dan sekaligus menurunkan dana bantuan untuk pembangunannya,demi menciptakan putra putri yang berkualitas dan berkualitas.
"Kami mohon permohonan ini terkabulkan oleh Alloh SWT.Amin." Pungkasnya.
Tags
umum






