Kedepankan Transparansi,Pengelola Hibah dan Tokoh Masyarakat Gandasoli Luruskan Informasi Melalui Musyawarah Sehat




SUBANG Cybernasa.com
Menanggapi dinamika informasi yang berkembang di media online terkait dana hibah Pemerintah Kabupaten Subang bagi kelompok masyarakat di RW 04 Desa Gandasoli, sebuah langkah solutif dan transparan telah diambil. Melalui forum musyawarah yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, kesalahpahaman yang sempat beredar kini telah menemukan titik terang yang jelas dan akuntabel.

Musyawarah yang berlangsung secara kekeluargaan ini dihadiri oleh tokoh masyarakat terkemuka, H. Iman, jajaran perangkat Desa Gandasoli, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh pemuda, serta perwakilan warga setempat.

*Klarifikasi Penggunaan Anggaran: Fokus pada Sektor Peternakan*

Dalam forum tersebut, Sandi, selaku penanggung jawab kelompok, memberikan paparan secara terbuka guna menepis dugaan adanya anggaran fiktif. Ia menegaskan bahwa dana hibah tersebut benar adanya dan telah dialokasikan sesuai peruntukannya, yakni untuk Kelompok Ternak Ayam yang berlokasi di wilayah RW 04 Desa Gandasoli.

Sandi menjelaskan bahwa tidak dilibatkannya masyarakat luas atau pemerintah desa secara administratif dalam teknis pelaksanaan dikarenakan bantuan tersebut bersifat Bantuan Kelompok Spesifik, bukan merupakan proyek infrastruktur umum atau bantuan sosial kemasyarakatan yang bersifat massal.

> "Bantuan ini terkonsentrasi untuk pemberdayaan kelompok ternak. Kami ingin memastikan pengelolaan di internal kelompok berjalan mandiri dan produktif sesuai target teknis yang ditetapkan," jelas Sandi di hadapan forum.

*H. Iman: Menjaga Integritas dan Nama Baik Warga*

Tokoh masyarakat RW 04, H. Iman, menyambut baik penjelasan tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban moral kepada publik. Namun, untuk menjaga integritas dan ketertiban administrasi, H. Iman meminta Sandi untuk menuangkan penjelasan tersebut dalam sebuah pernyataan tertulis resmi.

Pernyataan tertulis ini bertujuan untuk mempertegas posisi masyarakat RW 04 secara luas, bahwa mereka memang tidak terlibat dalam pelaksanaan teknis maupun menjadi penerima manfaat langsung dari program kelompok ternak tersebut. Hal ini penting untuk meluruskan opini publik sehingga tidak ada beban moral atau asumsi negatif yang dialamatkan kepada warga RW 04 Gandasoli secara keseluruhan.

*Dukungan Pemerintah Desa terhadap Akuntabilitas*

Pemerintah Desa Gandasoli yang turut hadir dalam musyawarah tersebut berperan sebagai fasilitator dan pengawas jalannya dialog. Pihak desa menegaskan dukungannya terhadap setiap bantuan yang masuk, namun tetap menekankan pentingnya komunikasi dua arah agar setiap program pembangunan—baik yang dikelola kelompok maupun desa—dapat dipahami dengan benar oleh masyarakat.

Dengan selesainya musyawarah ini, situasi di RW 04 Desa Gandasoli kembali kondusif. Langkah klarifikasi ini membuktikan bahwa sinergi antara pengelola anggaran, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa dapat menyelesaikan setiap tantangan informasi dengan kepala dingin dan fakta yang akurat.

Transparansi adalah kunci, dan Desa Gandasoli telah membuktikan bahwa komunikasi adalah jembatan menuju harmoni pembangunan 

 "MANUSIA LEBIH SENANG HANCUR DENGAN SANJUNGAN, DARI PADA SELAMAT 
MELALUI KRITIKAN." 
(.Kata Norman Vincent Peale ) pembangunan.
Oki Haidarsyah
Previous Post Next Post

Contact Form