WAKIL BUPATI SUBANG HADIRI RAKERKAB APSI SUBANG, TEGASKAN TIDAK BOLEH ADA ANAK PUTUS SEKOLAH



*SUBANG* - Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., menghadiri sekaligus membuka kegiatan Rapat Kerja Kabupaten Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Subang yang dilaksanakan di Aula Kolam Renang Curug Ciwideng, Kecamatan Cijambe, pada Rabu (4/2/2026).

Kegiatan Rakerkab APSI Subang diawali dengan tausiyah dan do’a yang disampaikan oleh Drs. H. Thodin, M.Si. (Wasmad). 

Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan bahwa kurang dari dua minggu ke depan, umat Islam akan memasuki bulan suci Ramadhan, bulan yang penuh keberkahan, ampunan, dan anugerah dari Allah SWT. 



Ia mengajak seluruh hadirin untuk menyambut Ramadhan dengan kesiapan iman, kesadaran ibadah, serta memperkuat keikhlasan dalam menjalankan amanah, termasuk amanah di bidang pendidikan.

Dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan Rakerkab APSI Subang, Wakil Bupati Subang yang akrab disapa Kang Akur menekankan peran strategis pengawas sekolah dalam membangun kualitas pendidikan di Kabupaten Subang. 

Ia menyampaikan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) bidang pendidikan ditentukan oleh dua indikator utama, yaitu rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah.

“IPM pendidikan kita ditentukan oleh dua hal, yaitu rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah. Harapan kita adalah 12 tahun, bahkan sampai perguruan tinggi, sementara rata-rata lama sekolah kita masih di angka 7,46. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama,” tegasnya.



Kang Akur menitipkan harapan besar kepada para pengawas sekolah agar memastikan tidak ada lagi anak di Kabupaten Subang yang putus sekolah. 

Menurutnya, saat ini tidak ada alasan bagi anak-anak Subang untuk tidak melanjutkan pendidikan.

“Saya titipkan kepada bapak ibu pengawas, di tangan bapak ibu inilah keberlanjutan sekolah anak-anak kita. Tidak boleh lagi ada anak yang tidak sekolah di Kabupaten Subang,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah telah menghadirkan berbagai dukungan untuk memastikan akses pendidikan tetap terbuka, mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa kelas I SD dan kelas VII SMP, meskipun masih dilaksanakan secara bertahap.



“Kalau alasan tidak ada bekal, sekarang ada makan bergizi gratis. Di Pemda Subang, kelas I SD dan kelas VII SMP sudah kita berikan seragam gratis, walaupun bertahap. Tahun depan insyaallah bisa lebih baik,” jelasnya.

Selain itu, Kang Akur juga menyinggung aspek aksesibilitas pendidikan yang terus diperbaiki melalui pembangunan infrastruktur. 

Ia menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2025, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang telah memperbaiki sekitar 92 kilometer jalan, sehingga tidak ada lagi kendala akses menuju sekolah.

“Sekarang akses jalan sudah luar biasa. Tahun 2025, 92 kilometer jalan sudah diperbaiki. Jadi tidak ada lagi alasan akses untuk anak-anak tidak sekolah,” katanya.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa persoalan data masih menjadi tantangan yang harus segera dibenahi. Ia meminta pengawas sekolah untuk memastikan data anak putus sekolah benar-benar akurat dan diperbarui secara berkala.

“Yang perlu kita perbaiki sekarang adalah data. Mana anak yang benar-benar putus sekolah, mana yang sudah tidak ada, semua harus by name by address. Data ini penting untuk menentukan tindak lanjut program pendidikan,” tandasnya.

Di akhir sambutannya, Kang Akur juga mengingatkan seluruh pengawas sekolah agar turut mengawasi penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang berlaku. 

Ia menegaskan bahwa audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pasti akan dilakukan kepada seluruh sekolah.

“Saya ingatkan, semua sekolah pasti akan diaudit BPK. Tolong sampaikan kepada kepala sekolah agar penggunaan dana BOS betul-betul sesuai juklak dan juknis. Tujuan baik belum tentu benar secara aturan,” tegasnya.



Ia juga mengingatkan agar tidak ada praktik penggunaan dana BOS yang tidak sesuai aturan, termasuk untuk menjamu tamu atau kebutuhan lain di luar ketentuan, meskipun dengan alasan menghormati pihak tertentu.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati Subang berharap Rakerkab APSI Subang Tahun 2026 dapat menghasilkan program kerja yang berkualitas dan berdampak nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Subang.

“Duduk bersama hari ini tujuannya satu, meningkatkan kualitas pendidikan Kabupaten Subang. Transformasi pendidikan dimulai dari kita semua,” pungkasnya.

Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Wakil Bupati Subang secara resmi membuka Rapat Kerja Kabupaten Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Subang Tahun 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, H. Heri Sopandi, S.Sos., M.MPd, Ketua dan jajaran pengurus APSI Kabupaten Subang.  _(Metalia/PROKOMPIM)_
Previous Post Next Post

Contact Form