HADIRI INPUT RUP SERENTAK TAHUN 2026, KANG REY TEGASKAN PENGADAAN BEBAS KONFLIK KEPENTINGAN




*SUBANG* - Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi didampingi Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, menghadiri kegiatan Input Serentak Rancangan Umum Pengadaan (RUP) ke dalam Aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Tahun 2026 serta Sosialisasi Pengetahuan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) kepada Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yang melaksanakan tugas sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (12/02/2026) di Aula Oman Syahroni, Pemda Subang.



Dalam kesempatan tersebut Bupati Subang, Kang Rey mengingatkan bahwa hari ini masyarakat ingin segalanya serba cepat, namun tetap dalam proses dan koridor yang berlaku. 

Kang Rey menuturkan 100% input SIRUP menjadi wujud nyata semangat Ngabret.

"Hari ini masyarakat mengharapkan pelayanan yang cepat. Hari ini lapor, hari ini harus ditindaklanjuti. Tapi semuanya butuh proses tapi sedikit demi sedikit kita buktikan”jelasnya



Kang Rey menargetkan seluruh OPD khususnya Dinas PUPR, untuk segera menyelesaikan proses pengadaan sehingga rencana pembangunan infrastruktur dapat segera dipercepat pelaksanaannya.

"Saya targetkan seluruh OPD khususnya PUPR bulan Juni sudah selesai pengadaan, sehingga di perubahan nanti kalau ada dana segar, bisa langsung diimplementasikan. Jangan seperti 2025 lalu di Desember serapan anggaran masih 6%,"tegasnya

Kang Rey mewanti-wanti pekerjaan rumah terkait infrastruktur, masih menjadi prioritas utama. 



Bahkan Kang Rey mengaku di awal tahun, masyarakat telah menagih jalan _leucir_ yang Ia janjikan.

"Di awal tahun sudah ditagih jalan, jadi tolong jangan sampai tertunda lagi, agar masyarakat segera merasakan pembangunan,"jelasnya

Di hadapan seluruh KPA dan PPK Kabupaten Subang, Kang Rey menegaskan bahwa proses lelang dan pengadaan akan dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku, tanpa intervensi pihak mana pun, sehingga pemenang yang terpilih benar-benar berdasarkan kualitas dan kompetensi terbaik.

"Saya tidak ingin ada konflik kepentingan termasuk orang terdekat saya. Saya tegaskan silakan lakukan sesuai aturan tidak perlu takut atau risau. Kalau ada orang mengatasnamakan Saya, silakan tolak saja. Saya tidak pernah menitipkan orang satu pun ke bagian ULP. Mau keluarga Saya, mau siapapun, ikuti prosesnya tanpa perlu jadi prioritas. Lakukan semua proses lelang barang jasa sesuai aturan. Yang menang ya yang paling baik, bukan yang dekat dengan Bupati,"tegasnya



Terakhir, Kang Rey kembali menegaskan tidak boleh ada lagi keterlambatan pengadaan yang berakibat pada terlambatnya pembangunan.

"Saya tidak ingin ada lagi keterlambatan pengadaan yang berdampak pada rendahnya serapan anggaran atau tertundanya program pembangunan." Pungkas Kang Rey.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Staf Ahli Bupati, Asisten Daerah, Kepala OPD, seluruh Camat se-Kabupaten Subang, dan tamu undangan lainnya._(Reza/PROKOMPIM)_
Previous Post Next Post

Contact Form