WAKIL BUPATI SUBANG HADIRI TABLIGH AKBAR ISRA MI’RAJ, TEKANKAN NILAI SHALAT BERJAMAAH SEBAGAI FILOSOFI PEMBANGUNAN DAERAH




Subang - Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Subang Ega Agustine Rosyadi serta Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., menghadiri Tabligh Akbar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tingkat Kabupaten Subang yang digelar di Masjid Agung Al Musabaqoh, Sabtu (10/01/2026).

Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema “Menjadikan Filosofi Salat Berjamaah dalam Membangun Kabupaten Subang yang Unggul, Maju dan Kompetitif, Menuju Masyarakat yang Adil Sejahtera, Demokratis dan Religius”. Kegiatan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat Kabupaten Subang, dan diisi dengan tausiyah oleh KH. Fikri Haikal MZ.



Dalam kegiatan tersebut, diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Subang berupa bingkisan kepada Petugas Marbot Masjid yang berasal dari Baznas Subang.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Subang menyampaikan ungkapan rasa syukur ke hadirat Allah SWT serta shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada KH. Fikri Haikal MZ yang telah berkenan hadir untuk memberikan tausiyah.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Subang, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Kiai Haji Fikri Haikal MZ. Semoga ilmu yang disampaikan membawa keberkahan serta menjadi penguat iman dan persatuan bagi kita semua,” ujarnya.



Lebih lanjut, Wakil Bupati mengajak masyarakat menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai momentum refleksi, tidak sekadar rutinitas seremonial.
“Melalui peristiwa Isra Mi’raj, kita diajak untuk memperkuat keimanan dan memperbaiki kualitas diri, khususnya melalui perintah shalat yang menjadi inti dan pesan utama dari peristiwa ini,” katanya.

Ia menekankan bahwa shalat berjamaah mengandung nilai-nilai keteladanan, kedisiplinan, kepemimpinan, dan kebersamaan yang relevan dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Dalam shalat berjamaah ada yang memberi arah, ada yang mengikuti dengan tertib, dan semuanya berdiri sejajar tanpa perbedaan. Nilai-nilai inilah yang menjadi filosofi penting dalam membangun Kabupaten Subang,” tegasnya.



Nilai-nilai tersebut, lanjut Wakil Bupati, terus diterapkan dalam tata kelola pemerintahan daerah, termasuk dalam pengisian jabatan dan penguatan kinerja birokrasi. Ia menyinggung pelantikan delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang telah dilaksanakan sehari sebelumnya sebagai bagian dari komitmen tersebut.
“Pelantikan ini bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan penegasan komitmen agar roda pemerintahan berjalan dalam satu barisan, satu arah, dan satu tujuan, yaitu menghadirkan kinerja yang nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Wakil Bupati menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Subang tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan para ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh stakeholder sangat dibutuhkan agar kita bisa mewujudkan Kabupaten Subang yang unggul, maju, dan kompetitif menuju masyarakat yang adil sejahtera, demokratis, dan religius,” katanya.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati mengajak masyarakat untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.
“Melalui momentum Isra Mi’raj ini, mari kita perkuat kebersamaan dan bergerak bersama membangun Kabupaten Subang yang kita cintai. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing langkah kita dan melipatgandakan pahala bagi kita semua,” pungkasnya.


Acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh KH. Fikri Haikal MZ yang mengulas hikmah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.

Dalam tausiyahnya, KH. Fikri Haikal MZ mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai ruang muhasabah diri, baik sebagai individu maupun sebagai bagian dari masyarakat. Ia menekankan bahwa kemajuan daerah dan kualitas kepemimpinan tidak akan lahir dari kesombongan, melainkan dari kesediaan untuk terus mengevaluasi diri. 

Di akhir acara, Tim Safari Dakwah mengajak para jamaah untuk berpartisipasi dalam gerakan mencetak 1 juta penghafal al quran dan 1000 ulama di Indonesia, yang diikuti dengan antusias oleh para jamaah. (Metalia/DOKPIM).
Previous Post Next Post

Contact Form