Cybernasa TV - Sinergi Menjaga Harmoni: Kapolri Apresiasi Peran Strategis FKDT dalam Membangun Karakter Bangsa



Tepat pada tanggal 14 April lalu,Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) menapaki tonggak sejarah baru dengan merayakan Harlah yang ke-14

Di usia yang semakin matang ini, FKDT membuktikan diri sebagai benteng moralitas bangsa yang tak tergoyahkan di tengah arus modernisasi dan tantangan zaman yang kian kompleks.

Menyadari peran vital tersebut, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, memberikan apresiasi mendalam atas dedikasi FKDT.



Beliau menilai organisasi ini bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan pilar penting dalam sistem pendidikan nasional.
Berikut adalah poin-poin penting yang disampaikan Kapolri dalam momen Harlah ke-14 FKDT:

• 14 Tahun Konsisten Membangun Moral :
Dalam pernyataannya, Jenderal Listyo Sigit menekankan bahwa selama 14 tahun perjalanannya, FKDT telah menunjukkan konsistensi yang luar biasa dalam menjaga akhlak generasi muda.

"Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar FKDT. Selama 14 tahun, organisasi ini telah konsisten membangun fondasi moral generasi kita. Pendidikan di Madrasah Diniyah bukan sekadar transfer ilmu, melainkan penanaman nilai-nilai karakter yang menjaga anak-anak kita agar tetap teguh di tengah pengaruh negatif globalisasi," ujar Kapolri.

Harmoni dan Sinergi: Kunci Indonesia Emas 2045
Mengusung tema "Menjaga Harmoni, Memperkuat Sinergi", Kapolri berharap FKDT terus mempererat kerja sama dengan seluruh elemen bangsa, termasuk Polri.

Soliditas ini dianggap krusial untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif namun tetap memegang teguh akar budaya dan agama.
Kapolri juga menggarisbawahi profil generasi yang harus dicetak oleh FKDT, yakni generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing global.

"Kita tidak cukup hanya melahirkan generasi yang pintar. Saya menekankan pentingnya tiga kualitas utama: generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing global. Kita ingin anak muda kita kompetitif di level internasional tanpa sedikit pun kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia," tuturnya.

Investasi Jangka Panjang untuk Negara:
Visi "Indonesia Emas 2045" bukanlah sekadar angka tahun, melainkan target peradaban. Polri melihat bahwa peran guru-guru madrasah dan pengurus FKDT adalah investasi jangka panjang bagi kedaulatan negara.

"Apa yang dilakukan oleh para guru madrasah dan pengurus FKDT hari ini adalah investasi jangka panjang. Peran Anda semua adalah pilar bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045. Keamanan negara tidak hanya dijaga dengan penegakan hukum, tetapi juga dengan karakter yang kuat dari akar rumput," tegas orang nomor satu di Polri tersebut.

Ucapan selamat ini menegaskan bahwa keamanan negara tidak hanya dijaga dengan senjata, tetapi melalui pendidikan karakter yang kuat. Di usia ke-14 ini, FKDT ditantang untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa meninggalkan misi sucinya: menjaga moralitas bangsa demi Indonesia Maju.***
Previous Post Next Post

Contact Form